Berbicara mengenai seni budaya, hal yang pertama kali muncul di benak penulis adalah batik. Ya, batik merupakan salah satu karya seni budaya yang kita (bangsa Indonesia) miliki sejak beberapa ratus tahun yang lalu dan tetap bermanfaat serta digunakan hingga saat ini. Bahkan, hasil karya seni budaya Indonesia yang satu ini telah digunakan sebagai identitas / ciri khas negara Indonesia yang tidak dimiliki oleh negara – negara lainnya. Istilah seni budaya sendiri biasanya banyak digunakan di dunia seni. Bagi seorang seniman atau pun akademisi di bidang seni, istilah seni budaya tentunya bukanlah istilah yang asing bagi telinga mereka, akan tetapi bagi orang – orang awam, istilah ini tentunya merupakan istilah yang agak asing dan cukup jarang terdengar. Lantas apa sih sebenarnya seni budaya itu? Istilah seni budaya pada dasarnya merupakan sebuah frasa kata yang berasal dari kata “seni” dan kata “budaya”. Kata seni sendiri berasa dari bahasa sanskerta yaitu kata sani (pemujaan, persembahan, pelayanan) yang sering kali diartikan sebagai setiap hal yang sengaja dibuat oleh manusia untuk menghadirkan unsur keindahan yang dapat membangkitkan perasaan orang lain. Sedangkan kata budaya berasal dari kata buddhayah (bahasa sanskerta), yang artinya budi / akal yang digunakan oleh manusia dan diturunkan secara berkelanjutan. Jika diartikan dari asal frasa katanya, maka seni budaya merupakan setiap karya seni yang sengaja dibuat dengan berlandaskan kepada akal / budi yang dimiliki oleh sekelompok masyarakat, yang digunakan dan diturunkan dari masa ke masa secara berkelanjutan. Pengertian Seni Budaya Menurut Para Ahli Berikut merupakan beberapa arti istilah seni budaya yang coba diungkapkan / diutarakan oleh para ahli : M. Thoyibi Menurut M. Thoyibi, seni budaya dapat diartikan sebagai penjelmaan rasa seni yang sudah membudaya, yang termasuk dalam aspek kebudayaan dan dapat dirasakan dan diresapi oleh banyak orang dalam rentang perjalanan sejarah peradaban manusia. Harry Sulastianto Menurut Harry Sulastianto, pengertian seni budaya adalah sebuah keahlian dalam aktivitas mengekspresikan ide – ide dan pemikiran estetika, termasuk mewujudkan kemampuan dan imajinasi pandangan atas bebeberapa benda, karya, atau pun suasana, yang dapat menghadirkan rasa indah dan menciptakan peradaban manusia yang lebih maju. Sartono Kartodirdjo Menurut Sartono Kartodirdjo, seni budaya merupakan sistem yang koheren, yang dapat digunakan untuk menjalankan komunikasi efektif melalu satu bagian seni yang dapat menunjukkan keseluruhan maksudnya. Ida Bagus Putu Perwita Menurut Ida Bagus Putu Perwita, pengertian seni budaya adalah penunjang sarana pelaksanaan aktivitas dan upacara adat.Bab 1 : Seni Lukis A. Pengertian Seni Lukis dan Gaya Lukisan 1. Pengertian Seni Lukis a. Melukis adalah kegiatan mengolah medium dua dimensi atau permukaan datar dari objek tiga dimensi untuk mendapat kesan tertantu, dengan melibatkan ekspresi, emosi, dan gagasan pencipta secara penuh. b. Secara umum seni lukis adalah sebuah pengembangan dari menggambar, biasanya memiliki keunikan atau ciri khas tersendiri. Ciri khas ini didasarkan pada tema, corak/gaya, teknik/bahan dan bentuk karya seni tersebut. 2. Aliran Gaya Lukisan Aliran atau gaya adalah ciri khas, tema dan teknik yang ada dalam karya lukisan. Ada 3 aliran dalam seni lukis, yaitu : a. Representatif Merupakan perwujudan gaya seni rupa yang menggunakan keadaan nyata pada kehidupan masyarakat dan gaya alam. Aliran ini dibagi menjadi 3 : Naturalisme, yaitu aliran seni lukis yang penggambarannya alami atau sesuai dengan keadaan alam. Pelukis yang beraliran naturalisme adalah Basuki Abdullah, Abdullah Suryobroto, Mas Pringadi, Wakidi, Claude, Rubens, Constabel dan Indra Rukmana. Naturalisme Realisme, yaitu aliran yang memandang dunia ini tanpa menambah dan mengurangi objek, penggambarannya sesuai dengan kenyataan hidup. Pelukis yang termasuk aliran ini adalah Trubus, Wardoyo, Tarmizi, S.Sudjojono, Dullah dan Herry Soedjarwato. Realisme Romantisme, yaitu aliran seni lukis yang lebih bersifat imajiner yang melukiskan cerita romantis, peristiwa yang dahsyat atau kejadian yang dramatis. Pelukis yang termasuk aliran ini adalah Raden Saleh, Fransisco Goya dan Turner. Romantisme b. Deformatif Deformatif di sini adalah perubahan bentuk dari aslinya sehingga menghasilkan bentuk baru namun tidak meninggalkan bentuk dasar aslinya. Yang termasuk aliran deformatif : Ekspresionisme, yaitu aliran seni lukis yang penggambarannya sesuai dengan keadaan jiwa sang perupa yang spontan pada saat melihat objek karyanya. Ekspresionisme Impresionisme, yaitu aliran seni rupa yang penggambarannya sesuai dengan kesan saat objek tersebut dilukis. Perupa yang termasuk dalam aliran ini adalah Claude Monet, Georges Seurat, Paul Cezanne, Paul Gauguin dan S.Sudjojono. Impresionisme Surialisme, yaitu aliran yang menyerupai bentuk bentuk yang sering di dalam mimpi. Pelukis yang termasuk aliran ini adalah Salvador Dali. Surialisme Kubisme, yaitu aliran yang penggambarannya berupa bidang segi empat atau bentuk dasarnya kubus. Pelukis yang termasuk dalam aliran ini adalah Pablo Picasso, But Mochtar, Srihadi, Fajar Sidik dan Mochtar Apin. Kubisme c. Aliran Non Representatif Merupakan suatu bentuk yang sulit untuk dikenal karena sudah meninggalkan bentuk aslinya, lebih menekankan unsur formal, struktur unsur rupa dan prinsip estetik. Pelukis yang termasuk aliran ini adalah Amry Yahya, Fajar Sidik, But Mochtar dan Sadali. B. Tema Seni Rupa Murni Tema di dalam pembuatan karya seni rupa murni adalah : a. Hubungan antara manusia dengan dirinya, yaitu untuk mengungkapkan cita rasa keindahan, manusia mewujudkannya lewat media ekspresi, misalnya menggunakan potret dirinya sendiri sebagai objek lukisannya. Potret diri karya Affandi b. Hubungan antara manusia dengan manusia lain, yaitu pelukis mengekspresikan cita rasa keindahan menggunakan objek orang lain. c. Hubungan antara manusia dengan alam sekitarnya, yaitu pelukis mengungkapkan cita rasa dengan alam sekitar sebagai objek. d. Hubungan manusia dengan benda, yaitu pelukis menjadikan benda benda sebagai objek lukisannya. e. Hubungan antara manusia dengan aktifitasnya. Aktifitas manusia dalam kehidupan sehari hari yang dijadikan objek oleh pelukis dalam karya seninya, misalnya : Kegiatan menari Kesibukan jual beli di pasar Kesibukan panen padi di sawah f. Hubungan antara manusia dengan alam khayal, yaitu pelukis mewujudkan ide, imajinasi atau khayalan ke dalam karya seni rupa. C. Alat dan Bahan Berkarya Seni Rupa Alat, bahan dan media yang digunakan berkarya seni lukis sangat beragam tergantung dari teknik yang digunakan. 1. Pensil Jenis pen