4. IPS

PENGERTIAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS) Ilmu Pengetahuan Sosial adalah suatu bahan kajian yang terpadu yang merupakan penyederhanaan, adaptasi, seleksi dan modifikasi yang diorganisasikan dari konsep-konsep dan keterampilan-keterampilan sejarah, geografi, sosiologi, antropologi, dan ekonomi. Puskur (Kasim, 2008:4). Geografi, sejarah, dan antropologi merupakan disiplin ilmu yang memiliki keterpaduan yang tinggi.Pembelajaran geografi memberikan wawasan berkenaan dengan peristiwa-peristiwa dengan wilayah-wilayah, sedangkan sejarah memberikan kebulatan wawasan berkenaan dengan peristiwa-peristiwa dari berbagai priode. Antropologi meliputi studi-studi komparatif yang berkenaan dengan nilai-nilai kepercayaan, struktur sosial, aktivitas-aktivitas ekonomi, organisasi politik, ekspresi-ekspresi dan spiritual, teknologi, dan benda-benda budaya dari budaya-budaya terpilih.Ilmu ekonomi tergolong kedalam ilmu-ilmu tentang kebijakan pada aktivitas-aktivitas yang berkenaan dengan pembuatan keputusan. Sosiologi merupakan ilmu-ilmu tentang prilaku seperti konsep peran kelompok, institusi, proses interaksi dan kontrol sosial. Kosasi Djahiri (Yaba, 2006:5) menyatakan bahwa IPS adalah merupakan ilmu pengetahuan yang memadukan sejumlah konsep pilihan dari cabang ilmu sosial dan ilmu lainnya serta kemudian diolah berdasarkan prinsip-prinsip pendidikan dan didaktif untuk dijadikan program pengajaran pada tingkat persekolahan. Nursid Sumaatmadja (Supriatna, 2008:1) mengemukakan bahwa “Secara mendasar pengajaran IPS berkenaan dengan kehidupan manusia yang melibatkan segala tingkah laku dan kebutuhannya”. IPS berkenaan dengan cara manusia menggunakan usaha memenuhi kebutuhan materinya, memenuhi kebutuhan budayanya, kebutuhan kejiwaannya, pemanfaatan sumber yang ada dipermukaan bumi, mengatur kesejahteraan dan pemerintahannya, dan lain sebagainya yang mengatur serta mempertahankan kehidupan masyarakat manusia. Related Model-Model Pembelajaran HOTS (Higher Order Thinking Skill) Tujuan Pembelajaran HOTS (High Order Thinking Skill) Besaran Dana Program Indonesia Pintar (PIP)/KIP SD, SMP, SMA dan SMK Berdasarkan Permendikbud Nomor 5 2018 Sedangkan menurut Leonard (Kasim, 2008:4) mengemukakan bahwa IPS menggambarkan interaksi individu atau kelompok dalam masyarakat baik dalam lingkungan mulai dari yang terkecil misalkan keluarga, tetangga, rukun tetangga atau rukun warga, desa / kelurahan, kecamatan, kabupaten, profinsi, Negara dan dunia. Jadi dapat disimpulkan bahwa pendidikan IPS adalah disiplin-displin ilmu sosial ataupun integrasi dari berbagai cabang ilmu sosila seperti : sosiologi, sejarah, geografi, ekonomi, dan antropologi yang mempelajari masalah-masalah sosial.Bab I Interaksi Antarnegara Asia dan Negara Lainnya 1. Letak dan Luas Benua Asia dan Benua Lainnya Jumlah benua yang menjadi pokok kajian ada lima, yaitu benua Asia, Amerika, Afrika, Australia dan Eropa (4A-1E). Berturut-turut dari benua terluas adalah Asia (44.000.000 km2), Amerika (42.057.100 km2), Afrika (30.290.000 km2). Kemudian benua Eropa (10.335.000 km2), dan Australia (8.945.000 km2). 2. Kondisi Alam Negara-Negara di Dunia Fokus pembahasan pada Negara Jepang, Amerika Serikat, Inggris, Australia, dan Mesir. Pembahasan terkait keadaan alam meliputi lokasi, iklim, bentuk muka bumi, flora dan fauna. 3. Dinamika Penduduk Benua-Benua di Dunia Perbubahan terhadap kependudukan terjadi karena adanya kelahiran (natalitas), kematian (mortalitas), dan migrasi(perpindahan) penduduk. Ketiganya menyebabkan terjadinya dinamika penduduk, yaitu perubahan terkait jumlah, distribusi, dan komposisi penduduk. 4. Pengaruh Perubahan Ruang dan Interaksi Antarruang di Asia dan Benua Lainnya Perubahan ruang dan interaksi antarruang dapat terjadi dalam lingkup sempit maupun luas. Dalam lingkup sempit perubahan antarruang terjadi antara desa dengan kota. sedangkan dalam lingkup luas perubahan antarruang terjadi antarnegara dan benua. Baca: Materi IPS Kelas 8 Kurikulum 2013 edisi Revisi 2017 Materi IPS Kelas 7 Kurikulum 2013 Revisi 2016 Bab II Perubahan Sosial Budaya dan dan Globalisasi 1. Perubahan Sosial Budaya Terjadinya perubahan di dalam masyarakat tidak dapat dihindari. Karena perubahan tersebut terkait dengan perubahan pada lembaga, nilai, perilaku, organisasi, kelompok, dan lapisan sosial. Perubahan sosial budaya meliputi berbagai hal seperti cara berpikir, berperilaku, dan perubahan alat-alat untuk memenuhi kebutuhan manusia. Materi IPS Kelas 9 Kurikulum 2013 Revisi 2018. Kingsley Davis berpendapat bahwa perubahan sosial merupakan perubahan terhadap sistem, struktur, dan fungsi sosial dalam masyarakat. Bentuk perubahan sosial dilihat dari waktunya meliputi perubahan secara lambat (evolusi) dan perubahan secara cepat (revolusi). Apabila dilihat dari pengaruhnya, bentuk perubahan sosial dapat dibedakan atas perubahan yang pengaruhnya besar dan kecil. Dilihat dari perencanaannya, bentuk perubahan sosial dibedakan atas perubahan yang direncanakan dan tidak direncanakan. Faktor penyebab terjadinya perubahan sosial budaya: Bertambah dan berkurangnya penduduk Adanya penemuan baru Terjadinya konflik Adanya pemberontakan Perubahan lingkungan alam Terjadinya peperangan Adanya pengaruh kebudayaan masyarakat lain. Adapun faktor penghambat perubahan sosial budaya: Kehidupan masyarakat terasing Perkembangan ilmu pengetahuan yang terlambat Sikap masyarakat yang tradisional Adanya prasangka terhadap hal-hal baru atau asing Adat istiadat 2. Globalisasi Menurut Waters globalisasi adalah suatu proses sosial yang didalamnya kendala geografi terhadap perubahan sosial budaya menjadi berkurang. Globalisasi menjadikan seluruh bangsa dan negara di dunia semakin terkait dengan meniadakan batas geografi, ekonomi, sosial, dan budaya. Bentuk-bentuk globalisasi terjadi dalam bidang budaya, komunikasi, ekonomi, IPTEK, dan transportasi. Dampak pisitif globalisasi: Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi Meningkatnya efektivitas dan efisiensi Perekonomian suatu Negara semakin meningkat Taraf hidup masyarakat meningkat Komunikasi semakin mudah dan cepat Berkembangnya dunia pariwisata Perkembangan alat komunikasi dan keterbukaan informasi Dampak negatif globalisasi: Westernisasi atau kebarat-baratan Demoralisasi atau merosotnya moral seseorang Kesenjangan ekonomi Kriminalitas Pencemaran lingkungan Kenakalan remaja Individualisme semakin tinggi Bab III Ketergantungan Antarruang dan Pengaruhnya terhadap Kesejahteraan masyarakat A. Perdagangan Internasional Tidak ada suatu negara yang mampu memenuhi semua kebutuhan negaranya sendiri karena ada barang tertentu yang tidak mereka produksi. Barang yang dihasilkan suatu negara berbeda de